This is default featured slide 1 title

Click on the links and willful description.

This is default featured slide 2 title

Click on the links and willful description.

This is default featured slide 3 title

Click on the links and willful description.

This is default featured slide 4 title

Click on the links and willful description.

rincian dari kode-kode formulir perkara

Click on the links and willful description.

4.18.2010

SOP PELAKSANAAN TUGAS BAGIAN KEUANGAN UNIVERSITAS GUNADARMA

I. PENGURUSAN UANG KULIAH
1. Mengambil data – data Uang Kuliah Mahasiswa dari PSMA-Online per semester.
2. Melaksanakan pengecekan uang kuliah dan pembuatan surat keterangan untuk maju sidang S1 dan D3, serta surat keterangan sudah lunas uang kuliah bagi yang mengundurkan diri.
3. Melaksanakan pencetakan Blanko Uang Kekurangan SKS, Blanko untuk cuti / Non Aktif, Blanko pembayaran BPP untuk mahasiswa yang sudah tidak ada kelas.
4. Melaksanakan pengembalian kelebihan uang Kuliah bagi Mahasiswa yang sudah lulus tapi terlanjur membayar uang kuliah.
5. Membuat laporan per bulan untuk pengurusan uang kuliah.

II. PENGURUSAN PENGHITUNGAN GAJI DOSEN / ASISTEN
1. Mengumpulkan data mengajar dari kampus Depok ( D ), Kelapa Dua ( E dan G ), Kenari ( A ), Salemba ( C ), dan Kalimalang ( J1 dan J2 ) serta kampus Kemang per minggu.
2. Menerima data Asistensi Laboratorium dari masing – masing Lab. per Jurusan Fakultas.
3. Menerima data Kursus dari masing – masing Lab. Pengembangan.
4. Menerima data Pengawas Ujian Semester atau Ujian Utama ( jika ada Ujian ).
5. Menerima data Penguji dan Pembimbing PI atau Skripsi.
6. Menerima data Koreksi Ujian semester.
7. Dan lain – lain data komponen gaji.
8. Membuat Laporan Gaji ke yayasan dan menyetor Gaji ke Bank.
9. Membuat Slip Gaji Dosen dan mendistribusikannya.Keuangan – Pelaksanaan Tugas XV- 2
10. Membuat Laporan Pajak, lalu menyerahkan ke Bagian Pembukuan untuk dibayarkan serta mengarsipkannya per bulan.
11. Memproses penghitungan honor dan mencetak daftar serta pajak ujian utama.

III. PENGURUSAN PENERIMAAN DAN PENGELUARAN KAS
1. Menerima cek dari yayasan sesuai anggaran.
2. Mengeluarkan uang kas sesuai dengan permintaan anggaran.
3. Menghitung Gaji Dosen MM – S2 dan S3 serta menyetorkan ke Bank ( per 2 minggu ).
4. Membuat posting dan Laporan kas harian, bulanan, dan tahunan.
5. Membuat Laporan data pinjaman staf dosen.
6. Mencetak slip gaji dosen MM – S2 dan S3.

ref : http://spma.gunadarma.ac.id/adminspma/master/data/SOP%20Keuangan%20Pelaksanaan%20Tugas%20bagian%20Keuangan.pdf

4.08.2010

System Pembayaran Listrik Online

Latar belakang
Setiap perusahaan baik jasa maupun non jasa, merupakan suatu system organisasi jasa mempunyai tujuan tertentu yang hendak dicapai. Dalam usaha pencapaian tersebut, perusahaan tidak akan lepas dari peranan unsur yang ada dalam system tersebut, yaitu manusia, modal dan teknologi.
Perkembangan teknologi saat ini, menurut perusahaan untuk melakukan perubahan sesuai dengan kebutuhan demi tercapainya keamanan, kenyamanan, yang dapat dirasakan oleh pengguna atau konsumen. Kemajuan teknologi sewajarnya diarahkan untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan dunia usaha nasional.

Tujuan
Adapun tujuan yang ingin dicapai dari penelitian dalah untuk mengetahui bagaimana peranan system pembayaran listrik online dalam menunjang efektifitas pengendalian internal kas perusahaan.

Fungsi
System pembayaran listrik online mempunyai manfaat yang begitu besar bagi pengguna jaringan listrik dalam negeri yang dikelola oleh PLN. Dengan adanya kegiatan sehari-hari mungkin kita akan terlupa kewajiban untuk membayar listrik, yang mana jika tidak dibayarkan akan terkena denda ataupun diputus. Untuk itu system ini sangat mempermudah pembayaran melalui online, dan kita didak perlu lagi mengunjungi loket pembayaran setiap bulannya.

Batasan
Keterbatasan pengendalian internal yang dialami oleh system pembayaran listrik online sbb:
1. Kesalahan dalam pertimbangan
2. Gangguan
3. Kolusi
4. Pengabaian oleh manajemen
5. Biaya lawan manfaat

Asumsi atau perkiraan
Dianjurkan untuk melakuan pembayaran listrik secara online adalah perlunya jaringan internet untuk melakukan transaksi tersebut, ataupun handphone yang berfasilitas internet.

System Pembayaran Listrik Online

Latar belakang
Setiap perusahaan baik jasa maupun non jasa, merupakan suatu system organisasi jasa mempunyai tujuan tertentu yang hendak dicapai. Dalam usaha pencapaian tersebut, perusahaan tidak akan lepas dari peranan unsur yang ada dalam system tersebut, yaitu manusia, modal dan teknologi.
Perkembangan teknologi saat ini, menurut perusahaan untuk melakukan perubahan sesuai dengan kebutuhan demi tercapainya keamanan, kenyamanan, yang dapat dirasakan oleh pengguna atau konsumen. Kemajuan teknologi sewajarnya diarahkan untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan dunia usaha nasional.

Tujuan
Adapun tujuan yang ingin dicapai dari penelitian dalah untuk mengetahui bagaimana peranan system pembayaran listrik online dalam menunjang efektifitas pengendalian internal kas perusahaan.

Fungsi
System pembayaran listrik online mempunyai manfaat yang begitu besar bagi pengguna jaringan listrik dalam negeri yang dikelola oleh PLN. Dengan adanya kegiatan sehari-hari mungkin kita akan terlupa kewajiban untuk membayar listrik, yang mana jika tidak dibayarkan akan terkena denda ataupun diputus. Untuk itu system ini sangat mempermudah pembayaran melalui online, dan kita didak perlu lagi mengunjungi loket pembayaran setiap bulannya.

Batasan
Keterbatasan pengendalian internal yang dialami oleh system pembayaran listrik online sbb:
1. Kesalahan dalam pertimbangan
2. Gangguan
3. Kolusi
4. Pengabaian oleh manajemen
5. Biaya lawan manfaat

Asumsi atau perkiraan
Dianjurkan untuk melakuan pembayaran listrik secara online adalah perlunya jaringan internet untuk melakukan transaksi tersebut, ataupun handphone yang berfasilitas internet.

2.25.2010

Implementasi Sistem Informasi

Kasus :

Banyak aplikasi sistem informasi klinik dan computerized physician order entry (CPOE) yang telah diimplementasikan dan terintegrasi dengan sistem pembayaran maupun administrasi sehingga mampu menunjang sistem bisnis klinik/rumah sakit sesuai yang diharapkan. Beberapa diantaranya mungkin masih menemui kegagalan dan perlu dilakukan evaluasi ulang.

Kunci sukses implementasi sistem informasi klinik diantaranya adalah memahami kebutuhan staf klinik dan mengerti strategi pengembangan sehingga mampu menjembatani adopsi dan pemanfaatan suatu teknologi baru .

Penerapan komputerisasi klinik mungkin mudah bagi dokter yang berusia lebih muda. Tetapi bagaimana dengan para dokter senior yang telah terbiasa dan nyaman dengan sistem berbasis kertas. Hal ini tentu memerlukan perhatian tersendiri.

Dengan harapan mengurangi kesalahan medis, menekan biaya, dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, beberapa pusat pelayanan kesehatan di Amerika Serikat mulai mengimplementasikan rekam medis elektronik.


Opini :


Dengan sejalannya perkembangan teknologi yang semakin kencang, bisa untuk meringankan pekerjaan sederhana maupun berat.
namun ada kalanya pekerja yang masih terbiasa menyelesaikan tugasnya dengan cara manual atau belum terbiasa menggunakan sistem komputerisasi.
permasalahan inti dari kasus di atas adalah mengurangi kesalahan yang sering dilakukan oleh tenaga manusia.

ref : http://danartsign.blogspot.com/2006/10/health-informatics-implementasi-sistem.html

Artikel



Laskar Pelangi adalah novel pertama karya Andrea Hirata yang diterbitkan oleh Bentang Pustaka pada tahun 2005. Novel ini bercerita tentang kehidupan 10 anak dari keluarga miskin yang bersekolah (SD dan SMP) di sebuah sekolah Muhammadiyah di pulau Belitong yang penuh dengan keterbatasan.Mereka bersekolah dan belajar pada kelas yang sama dari kelas 1 SD sampai kelas 3 SMP, dan menyebut diri mereka sebagai Laskar Pelangi. Pada bagian-bagian akhir cerita, anggota Laskar Pelangi bertambah satu anak perempuan yang bernama Flo, seorang murid pindahan. Keterbatasan yang ada bukan membuat mereka putus asa, tetapi malah membuat mereka terpacu untuk dapat melakukan sesuatu yang lebih baik.

Opini :
Sebuah fiksi berisi banyak metafora-metafora yang diangkat penulis. Ia berisi pengalaman subjektif penulis. Ia berisi pesan. Ada makna yang diinginkan di dalamnya. Dan tak ketinggalan pula, ia berisi pelukisan akan gejala-gejala sosial yang berhasil ditangkap penulis. Seorang penulis fiksi berhak membangun dunianya di dalam sebuah karya. Kebenaran baginya adalah mutlak di bawah kekuasaannya. Ia berhak membangun sebagaimana pula berhak merobohkannya.


ref : http://id.wikipedia.org/wiki/Laskar_Pelangi